HALLOWEN

halimahdansandy
By -
0

Hari Hallowen

Halloween merupakan perayaan internasional yang telah menjadi tradisi sebagian masyarakat dunia. Pada hari ini, orang-orang akan berdandan seperti hantu atau karakter favorit mereka dan berjalan mengelilingi lingkungan sekitar untuk mengumpulkan permen.

Melansir National Today, perayaan Halloween sudah dilaksanakan sejak ribuan tahun lalu oleh masyarakat kuno Irlandia modern, Prancis Utara, dan Inggris. Kelompok masyarakat ini disebut dengan bangsa Celtic.

Mereka memiliki perayaan bernama Festival Api Celtic untuk memperingati berakhirnya musim panen. Berakhirnya musim panen itu juga merupakan tanda tahun baru yang jatuh pada 1 November.

Maka pada malam 31 Oktober, mereka membuat perayaan dengan mengenakan kostum, menyalakan api untuk mengusir roh jahat, dan menyembah berhala. Mereka juga percaya bahwa pada 31 Oktober orang mati kembali berjalan di antara orang yang masih hidup.

Tradisinya pun semakin berkembang. Pada abad ke-19 Halloween dirayakan anak-anak di Skotlandia dan Irlandia dengan mengenakan kostum seperti Festival Api Celtic setiap malam 31 Oktober. Anak-anak tersebut kemudian mengunjungi tetangga untuk menerima hadiah.

Sampai pada 1927, praktik perayaan Halloween semakin populer utamanya karena muncul istilah baru 'trick or treat'. Anak-anak akan mengunjungi rumah tetangga lalu menawarkan 'trick or treat'. Jika tidak diberi permen (treat), maka mereka akan menjahili (trick) pemilik rumah.

Dulunya, anak-anak hanya mengenakan kostum hantu seperti kepercayaan bangsa Celtic bahwa malam 31 Oktober orang mati hidup kembali. Akan tetapi, saat ini kostum Halloween tidak hanya bertema hantu, anak-anak juga bisa mengenakan kostum karakter favorit dalam kartun maupun film.

Diwali

Diwali atau dikenal juga sebagai Deepawali merupakan festival keagamaan umat Hindu, Jain, dan Sikh di seluruh dunia. Dikutip dari laman University of California, Diwali jatuh pada hari ke-15 bulan ke-8 (bulan Kartik) berdasarkan Kalender Lunar Hindu. Oleh karenanya, apabila dikonversi ke Kalender Masehi tanggal perayaannya akan berbeda setiap tahun.

Berdasarkan kalender yang dirilis di laman resmi Pemerintah India, Diwali tahun ini jatuh pada tanggal 31 Oktober 2024.

Melansir National Today, bagi umat Hindu perayaan Diwali dilakukan untuk menghormati kembalinya Dewi Sita dan Dewa Rama setelah pengasingan selama 14 tahun. Sementara, umat Sikh merayakan pembebasan guru mereka Hargobind Sigh dari penjara. Umat Jain merayakannya karena pendiri agama mereka Dewa Mahavira mencapai kondisi Moksha pada saat Diwali.

Meski punya latar sejarah perayaan yang berbeda-beda, mereka merayakan dengan cara yang sama yakni mengadakan pesta besar-besaran. Pada perayaannya mereka menjadikan cahaya sebagai simbol festival.

Setiap rumah akan menyalakan lampu atau lilin beralaskan tanah liat dan menyusunnya berderet. Bagi mereka, menyalakan lampu sama dengan menyalakan cahaya batin yang secara spiritual melindungi dari kegelapan.

Berdasarkan praktiknya itu, maka Diwali juga dikenal sebagai festival cahaya. Perayaan ini berlangsung selama 5 hari yang dimulai pada 31 Oktober 2024.



Post a Comment

0Comments

Post a Comment (0)